My Story
Prolog (Part 1)
Aku. Ya, aku. Seorang siswi salah satu
sekolah menengah pertama negeri yang berhasil menjadi satu diantara puluhan siswa
yang di terima di sebuah Sekolah Menengah Kejuruan Islam Terpadu. Entah apa
yang membuat seorang `aku` yang terbiasa dengan dunia pergaulan anak-anak
remaja masa kini ingin masuk pada sebuah lembaga pendidikan islam. Belum lagi
sekolah tersebut mewajibkan murid-muridnya untuk berasrama. Jauh dari tempat
tinggal, jauh dari keluarga, dan tentunya teman-teman yang “gaul abis”. Yang
jelas aku hanya ingin berada pada lingkungan yang baik dan terjaga tentunya.
Tak hanya itu, teman-teman yang senantiasa mengingatkan dalam kebaikan dan
ketaatan juga merupakan salah satu alasan keputusanku tersebut.
Minggu pertama, tepatnya saat MOS
dilaksanakan. Cukup lama memang, dan tentunya berbeda dengan MOS pada
sekolah-sekolah lain. Saat MOS aku diperkenalkan dengan organisasi-organisasi
sekolah. Tak hanya itu. Menariknya, pada hari terakhir MOS diadakan mabit
selama satu malam dan outbound pada keesokan harinya. Dan di tempat inilah
kisahku dimulai.
Komentar
Posting Komentar